Air Terjun Parang Ijo

Merasakan Suasana di Surga yang Hilang
Desa Girimulyo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57793

Selain tempatnya yang indah dan menakjubkan. Serta dikelilingi dengan pepohonan yang rindang, ternyata tempat ini juga menyimpan cerita yang menarik untuk disimak. Yups adalah Air Terjun Parang Ijo.

oleh Selasa, 4 Juni 2019Wisata Air Terjun0 Komentar

Air Terjun Parang Ijo by Jejaka

Tiket masuk Air Terjun Parang Ijo

Rp 5.000 (turis domestik)
Rp 7.500 (turis domestik hari libur)
Rp 10.000 (turis mancanegara)

Jam Buka Air Terjun Parang Ijo

Senin – Minggu: 08.00-17.00 WIB

Tiket Parkir

Sepeda Motor: Rp 3.000
Mobil: Rp 5.000
Bis: Rp 10.000

Menjelajahi Kabupaten Karanganyar tentu tak asing dengan segudang air terjun yang dimilikinya. Mulai dari yang tinggi, rendah, dan berbagai bentuk air terjun dijumpai disana. Salah satu yang menarik adalah pemandangan Air Terjun Parang Ijo yang memiliki water fall tak hanya pada satu dinding tebing.  Selain itu juga menawarkan beberapa wahana yang bisa dicoba, sehingga membuat wisata satu ini menjadi istimewa.



Tak sulit untuk menemukan lokasi Grojogan Parang Ijo ini. Cukup 17-20 menit dengan jauh perjalanan 7,7 km dari Pasar Karangpandan. Ikuti jalur menuju ke Kebun Teh Ngargoyoso. Setelah bertemu persimpangan jalan arah ke Candi Sukuh, belok kiri arah ke Kebun Teh. Sekitar 100 meter belok kanan, jalan menuju ke Air Terjun Parang Ijo lumayan sempit, jika ingin mengendarai mobil haruslah yang sudah lihai mengendalikan mobil.

Hamparan kebun teh yang diselingi beberapa rumah menjadi pengiring perjalan menuju ke Air Terjun Parang Ijo. Cukup mengikuti penunjuk arah saja, kita akan dipandu menuju ke parkiran. Lokasi parkir dan pos tiket masuk pun tidak begitu jauh, hanya berseberangan saja.

Memasuki Air Terjun Parang Ijo, kita akan disuguhi oleh pemandangan sawah yang terhampar luas dan bukit-bukit yang mengelilingi air terjun. Setelah menuruni anak tangga, kita akan disambut gemericik aliran air yang mengalir dibawah jembatan. Dua arca siap menyambut kedatangan pengunjung, pertanda sudah sampai di lokasi. Di sebelah kanan gapura selamat datang terdapat jalur menuju kolam renang yang bisa dinikmati oleh segala umur. Air di dalam kolam renang tak begitu dingin.

Untuk menuju ke arah Air Terjun Parang Ijo, harus melewati beberapa anak tangga yang tidak begitu curam. Hanya saja perlu berhati-hati, pastikan alas sandal atau sepatu tidak dalam keadaan aus. Ketika hendak menuju air terjun utama, JeJaKa disuguhi oleh dinding besar dengan gemericik air yang jatuh tidak terlalu deras. Namun malah menambah ke-syahduan untuk dinikmati.

Berjalan naik lagi, Air Terjun Parang Ijo sudah terlihat di depan mata. Aliran air terjunnya pun cukup deras, maklum karena airnya jatuh dari ketinggian 40 meter.  Sehingga memberikan efek angin yang cukup membuat badan menjadi segar. Bahkan tak terasa badan sudah sedikit basah, karena tempias air yang terbawa angin. Bendungan kolam yang menjadi wadah jatuhnya air terjun ini juga bisa dijadikan tempat untuk bermain air, atau sekadar menikmati sensasi aliran air dari atas.

Untuk intermezo, ternyata terdapat cerita tentang air terjun ini. Air Terjun Parang Ijo terbentuk dari pohon besar yang jatuh akibat banjir blindir yang terjadi pada tahun 1942. Dengan jatuhnya pohon besar itu, sumber air yang selama ini terbendung kemudian tumpah menjadi grojogan (air terjun) yang super indah ini.

Cukup intermezonya nih, lanjut ke perjalanan Air Terjun Parang Ijo. Air terjun ini memiliki sekitar empat tingkat air terjun kecil di bawahnya. Sehingga menambah suasana gemuruh air semakin bergema mengelilingi seluruh tempat.

Tak hanya gemericik air terjun yang membuat betah berlama-lama di sini, berbagai spot di Parang Ijo juga bisa dijadikan tempat bersantai salah satunya Gardu pandang. Spot ini cocok sekali bagi kamu kamu yang mau menghilangkan stress dengan duduk di salah satu gazebo, pemandangan Karanganyar akan nampak asri dari atas.



Terdapat juga beberapa permainan anak-anak, seperti ayunan dan jungkat-jungkit lho.  Bagi kamu yang punya andrenaline lebih terhadap ketinggian, bisa coba naik flying fox yang langsung turun mengarah ke jalur keluar Air Terjun Parang Ijo maupun jalur masuk untuk kembali ke air terjun. Di sisi lain, terdapat juga Arca Saraswati komplit dengan relief Lingga Yoni-nya.

Bagi kamu yang ingin menikmati ke puncak, terdapat jalur dengan anak tangga yang lumayan panjang tracknya. Namun, ketika #JeJaKa ingin sampai ke puncak hujan turun sangat lebat, akhirnya mengurungkan niat untuk sampai ke puncak.  Di setiap jalur naik akan terdapat beberapa gazebo kecil yang juga memberikan pemandangan yang bisa dijadikan spot selfie.

Untuk fasilitas MCK tak perlu khawatir, kebersihan dan ketersediaannya pun dijamin sesuai dengan kenyamanan pengunjung. So, tunggu apalagi, yuk segera jelajahi Grojogan Parang Ijo yang tak ada matinya ini.

Rute Menuju Lokasi

Dari flay over plaur – ambil rute Karangpandan – Pasar Karangpandan – belok kiri arah ke Kebun Teh Kemuning – Pos Ojek Candi Sukuh belok kiri – 100 meter belok kanan- ikuti papan pentunjuk menuju lokasi air terjun

Galery Foto Air Terjun Parang Ijo

JELAJAH AIR TERJUN

Pin It on Pinterest

Share This